Cerpen Perlawanan Zaidinoor

Cerpen Perlawanan Zaidinoor

Cerpenis asal Kalsel yang karyanya pernah terbit di Kompas pun sedikit. Keberadaan mereka akan diuji oleh waktu. Salah satunya adalah Zaidinoor (selanjutnya saya sebut Zaid), cerpenis asal Hulu Sungai Tengah, yang tak pernah menulis cerpen untuk media lain, hanya untuk Kompas. Cerpenis ini pun tak begitu dikenal dalam ritual sastra Kalsel. Dia bukan cerpenis yang tenar di Kalsel. Paling tidak dalam rentang 2014-2021.

Batas Merdeka Belajar

Batas Merdeka Belajar

Kebijakan MBKM bukan biji tanaman unggul yang bisa bebas dan merdeka tumbuh di mana saja. Ia memerlukan tanah dan pemelihara yang tepat. Ada berapa banyak kampus di Indonesia yang karakteristik mahasiswanya merdeka dalam belajar dalam arti bahwa mereka selalu punya keinginan belajar melampaui harapan para pengajar mereka? Bukankah kemerdekaan yang diharapkan Mas Menteri sangat terkait dengan tingkat literasi mahasiswa? Prasyarat dasar bagi tercapainya misi kebijakan ini adalah literasi mahasiswa. Mahasiswa yang literasinya kaya pasti akan percaya diri untuk minta dibimbing demi memenuhi hak belajar mandiri tersebut. Jangan sampai terbalik, karena iming-iming pembiayaan, mahasiswa dipaksa untuk melakukan kegiatan yang bukan minatnya demi pencapaian semu kebijakan ini. Jika ini yang terjadi, kebijakan ini harus segera dievaluasi.

Rindu Kuliah Tatap Muka

Rindu Kuliah Tatap Muka

Sebagai tindak lanjut hasil keputusan rapat Senat ULM pada 26 Januari 2021, Rektor ULM Sutarto Hadi menerbitkan Surat Edaran Nomor 1013/UN8/SP/2021 pada 28 Januari 2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka dan dalam Jaringan (Hybrid Learning) pada semester genap tahun akademik 2020/2021. Dalam surat tersebut rektor menyampaikan lima imbauan.

Keroncong Sungai Barito

Keroncong Sungai Barito

Jika keroncong adalah jalan revolusioner melawan musik pop dan rock, maka Sungai Barito bisa adalah jalan revolusioner untuk mengingatkan Jakarta bahwa Kalsel juga Indonesia. Nikmat batubara yang dinikmati Jawa dan Bali bisa dicabut jika gelombang demonstrasi menghalau tongkang meluap di sungai ini. Berempatilah dengan penderitaan warga Kalsel karena deforestasi yang bisa dicegah oleh gubernur dan presiden. Jangan sampai rakyat kehilangan kesabaran dan kepercayaan. Jangan sampai. Maka berbuatlah dan ceritakan dengan gamblang. Minta maaflah kepada ribuan pengungsi.

Pelajaran dari Banjir Kalsel

Pelajaran dari Banjir Kalsel

Setelah membaca berbagai respons masyarakat terhadap banjir yang terjadi di Kalsel di linimasa media sosial, saya jadi sadar bahwa kenyataan banjir itu tidak tunggal. Ada yang melihat sebagai realitas politik sehingga presiden dan gubernur serta kepala daerah dianggap pihak yang paling berdosa. Ada yang melihatnya sebagai cobaan Tuhan yang Maha Penyiksa sehingga cukup berharap dengan doa. Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melihat banjir ini antara lain akibat cuaca ekstrem yang jadi tanggung jawab bersama, bukan hanya dalam penanggulangannya tetapi juga penyebabnya. Saya sendiri mendapatkan banyak pelajaran dari musibah ini meskipun saya tidak termasuk yang terdampak.

Puisi Viral Karya Rezqie M. A. Atmanegara

Puisi Viral Karya Rezqie M. A. Atmanegara

Puisi ini terdiri atas 15 bait. Angka ini jadi pengingat hari Jumat, 15 Januari 2021, waktu penderitaan dimulai. Di akun facebooknya yang hanya diikuti oleh 1200-an pengikut, puisi ini menjadi statusnya yang paling banyak dibagi (lebih 1500 kali) dan dikomentari (lebih dari 300 komentar). Fakta ini menunjukkan kekuatan puisi sebagai wacana daripada wacana yang lain.

Riwayat Singkat

Riwayat Singkat

Pengajar teori sastra dan kritik sastra ini menjadi Pemimpin Redaksi Jurnal Narasi di program studinya dan sebagai Sekretaris Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Universitas Lambung Mangkurat periode 2016-2020. Sejak pertengahan 2020 menjadi anggota tim redaksi Majalah Berita Universitas Lambung Mangkurat. Saat ini ia pun menjabat sebagai sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP ULM periode 2019-2023.

Ziarah Cinta

Ziarah Cinta

Haul Guru Sekumpul merupakan peristiwa sosial-keagamaan terbesar di Kalimantan yang melibatkan jutaan orang dari jauh dan dekat. Demikian ujar  Radius Ardanias Hadariah suatu ketika (FB, 8/3). Pada haul yang ke-10 tahun tahun 2015, Guru Besar dan Rektor UIN Antasari Mujiburrahman mencatat bahwa haul dihadiri oleh sekitar 350 ribu orang, lelaki dan perempuan, anak-anak dan orangtua, dari rakyat jelata, ulama hingga pejabat negara. Untuk itu, disiapkan kurang lebih 4.500 petugas keamanan, sebanyak 64 posko parkir dan pantau jalur, serta 34 dapur…

Read More Read More

Krisis Keterampilan Berbahasa Indonesia

Krisis Keterampilan Berbahasa Indonesia

Mari kita pikirkan kembali pribahasa “bahasa menunjukkan bangsa” yang berarti bahwa baik atau buruk sifat dan tabiat orang dapat dilihat dari tutur kata atau bahasanya. Dengan demikian, bahasa merupakan indikator penting bagi martabat seseorang, sekelompok orang, lembaga, organisasi, partai, ataupun bangsa. Jika kita ingin melihat kualitas manusia dari sebuah masyarakat, tengok saja keterampilan bahasa masyarakat tersebut. Meskipun demikian, pribahasa ini juga perlu disikapi dengan kritis bahwa di era pascakebebaran, niat buruk bisa dibungkus dengan baik. Ada empat ranah keterampilan berbahasa,…

Read More Read More